JUST FOR SHARING

Welcome to see my blog...Please visit to my other posting...

02/09/11

TENTANG REMAJA



Kali ini penulis mau berbagi cerita dulu buat para reader setia blogku. Masalah yang pasti tidak asing buat kalian semua dan bersumber dari berbagai fakta yang pernah aku temui. Hal yang menarik dari tulisan ini mungkin, sedikit ada pencampuran kisah remajaku di dalamnya. PENASARAN???

LANJUT BACA DI BAWAH SINI YAH…


Bicara mengenai remaja seolah tak ada habisnya. Banyak hal yang selalu di bahas ketika setiap anak telah memasuki fase “Remaja” ini. 


Anggapan hampir semua orang kalau masa remaja adalah “masa yang paling indah”pun tak dielakkan. Masa dimana terjadinya sistem pancaroba di dalam setiap diri anak yang memasuki masa ini, baik dari segi perasaan, emosional, pemikiran, mental, bahkan kepercayaan diri seseorang. Sehingga tak heran, kalau remaja diidentikkan dengan kata “labil”.

“Masa yang paling indah”, inilah satu sebutan bagi para remaja yang sangat menarik untuk dibahas hampir di setiap kalangan yang pernah merasakannya, termasuk aku tentunya. Karena dimasa inilah segalanya campur aduk mulai dari perasaan, emosional, kepercayaan diri, bahkan bisa dibilang sampai menguras air mata…hahahaha namanya juga si “labil”.

Bicara mengenai “Masa yang paling indah” bagi seorang remaja???

Para readerpun pasti langsung mengarahkan hal ini ke jurusan “HATI” program studi “CINTA” (Hahaha…emangnya perkuliahan kali???). Tapi ini emang bener kok dan bukan hal tabu lagi di dalam setiap diri seseorang yang masih normal. Berbagai rasa ketertarikan pun timbul silih berganti atau bahkan secara berbarengan saat melihat lawan jenisnya yang cool, macho, feminim, pintar, atau berbagai hal yang sampe bisa membuat hatinya bergoncang tak karuan. Ada yang hanya berani Cidaha (Cinta Dalam Hati), ada yang hanya sekedar suka-suka biasa aja, ada yang ngefans salah satu pembawaan lawan jenisnya, bahkan adajuga  yang gak tau malu buat ngelakuin hal-hal yang memalukan sekalipun agar cintanya di terima oleh si pujaan hati (Aneh gak tuh???).

CIDAHA??? Kata ini yang pertama kali diutarakan oleh meraka kepadaku saat aku bercerita tentang kekagumanku pada salah seorang lawan jenisku. Memang sih pas pertama kali ngerasain hal ini, terasa banget mabuk kepayangnya, jantung yang serasa mau copot bila di dekatnya, atau bahkan bisa meleleh bila harus bertatapan dengannya. Pokoknya ini terus berlangsung bahkan hingga hampir sekitar 1 ½ tahunan. Hal ini terjadi ketika masuk SMA tingkat pertama.

Reader pasti bertanya apa sih yang bisa membuatku tertarik pada lawan jenisku itu???

Singkat saja sebenarnya..”Pembawaannya yang tenang dan pendiam” itu sekiranya cukup mewakili semua alasanku yang pada saat itu terkena racun “CINTA”, kata sebagian orang. Aku pun merasa aneh pada diriku sendiri saat pertama kali merasakannya. Seolah seperti bayi yang baru lahir dan baru saja membuka mata. Yah tapi syukurnya saat itu, perasaanku masih bisa terkontrol dan pikiranku juga masih jernih sehingga tanda-tanda keanehan pada diriku sepertinya tak meraja. Sebenarnya ku sadar kalau itu bukanlah perasaan cinta tapi hanya sekedar rasa kagum atas segala pembawaannya, tapi kata orang saat itu “Kagum adalah langkah awal dari CINTA”. Aneh..!!! Aku pun tak pernah punya keberanian untuk menyatakan kekagumanku itu pada si dia. Karna menurutku, kodratku adalah tetap seorang wanita. Meskipun saat itu teman-temanku berkata bahwa hal itu gak ada salahnya dan lagi pula ini adalah zaman emansipasi wanita, tapi aku tetap berkata “TIDAK!! karna kalau emang jodoh gak bakalan lari kemana!”.

Lain halnya dengan salah seorang teman sebayaku yang juga pernah ngerasain virus yang satu ini. Ia juga seorang wanita, tapi bisa dibilang segala pengorbanan yang telah ia lakukan buat si pujaan hatinya termasuk kategori luar biasa. Ia juga mengakui mengalami tanda-tanda yang sama sepertiku saat dekat dengan si dia bahkan ternyata lebih. Dia sering salting (salah tingkah) bila harus tampil di depan si doi hingga terkadang sering membuatnya terlihat aneh, selalu curi-curi pandang dengannya saat jam pelajaran, bahkan si dia secara tiba-tiba menyukai permainan yang disukai si doi, yaitu basket. Kendatipun tak ada kendaraan, dia selalu menyempatkan diri buat nonton pertandingan si doi. Memberikan headband dan handband juga dilakukannya, meskipun ternyata saat pertandingan dia ngeliat sendiri kalo yang memakai pemberiannya itu adalah temannya si doi. Maka disinilah tragedi tangisan berdarah pun terjadi..(Hahahaha lebay!!!). Pokoknya masih banyak deh cerita tentang pengorbanannya yang telah dilakukannya selama 3 tahun lamanya, yang pasti gak mungkin ku jabarin satu per satu. 

Tak heranlah kalo cinta para remaja selalu disebut “Cinta Monyet” karna pengontrolan emosi dan perasaan yang masih terlalu labil dan mengatasnamakan segala tindakan dengan alasan “Demi Cinta” tanpa mengetahui kedalaman hakikat cinta yang sebenarnya.
Mungkin ada sedikit tulisan ini yang mengartikan apa makna cinta yang sesungguhnya :

“berani untuk sakit… berani untuk menerima… berani untuk kehilangan… dan berani untuk melepaskan adalah CINTA… karena CINTA bukanlah cinta !!! CINTA adalah KESANGGUPAN ! CINTA adalah KEIKHLASAN ! CINTA jauh lebih dalam melihat dari kedalaman nafsu.. lebih agung dari kebesaran amarah… lebih bijaksana dari murka dan lebih dari rasa memiliki… semua orang punya rasa cinta tapi… tidak semua memiliki CINTA !!!”.

Inilah kisah tentang remaja pada umumnya.
Ambillah sisi positif dari masa yang telah kalian hadapi demi perbaikan di masa selanjutnya.

Liat postinganku yang lain yah!!! :)

Makasih…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar